Budaya Sekolah dalam Penguatan Karakter Disiplin Siswa: Kajian Sistematis tentang Pendekatan dan Implementasinya di Sekolah

Authors

  • Ahmad zaki Ilman Universitas Negeri Padang Author
  • Firman Universitas Negeri Padang Author
  • Nurfarhanah Universitas Negeri Padang Author
  • Arnaldy Universitas Negeri Padang Author

Keywords:

School Culture, Character Discipline, Value Habituation, Character Formation, Affective Approach

Abstract

This study aims to reveal the role of school culture in strengthening the character of student discipline at SMA Negeri 17 Padang. Using a descriptive qualitative approach with a case study design, data were obtained through interviews and documentation. The results show that school culture is formed systematically through SWOT analysis, formulation of vision and mission, and habituation programs in learning and non-learning activities. Strengthening discipline is carried out through four strategies: value habituation, teacher role models, student self-actualization, and effective school management. Discipline is strengthened through joint supervision, rewards, and sanctions. A structured school culture has been shown to play an important role in shaping the character of discipline through affective and collective approaches. To ensure the effectiveness of school culture in shaping students' disciplined character, a regular monitoring system is necessary. This monitoring should be based on measurable indicators, such as punctuality, adherence to rules, and student participation in academic and non-academic activities. The evaluation process for the implementation of school culture must be conducted reflectively and collaboratively by all stakeholders, including the principal, teachers, education staff, and parent representatives. Furthermore, teachers and education staff need to receive regular training focused on character-building strategies and affective approaches to learning.

References

Abidin, Z. (2020). Hubungan disiplin belajar dengan prestasi belajar. An-Nahdlah: Jurnal Kajian Pendidikan Islam dan Keislaman, 6(2), 46–63.

Ahmadi, R. (2014). Metodologi penelitian kualitatif. AR-Ruzz Media.

Akmaluddin, & Haqiqi, B. (2019). Kedisiplinan belajar siswa di Sekolah Dasar (SD) Negeri Cot Keu Eung Kabupaten Aceh Besar (Studi kasus). Journal of Education Science (JES), 5(2), 1–12. https://doi.org/10.33143/jes.v5i2.467

Anandari, D. P. (2022). Strategi guru dalam membangun karakter disiplin siswa kelas V di SDN 48 Pekanbaru [Doctoral dissertation, Universitas Islam Riau].

Cahyani, N., & Winata, H. (2020). Peran efikasi dan disiplin diri dalam peningkatan hasil belajar siswa. Jurnal Pendidikan Manajemen Perkantoran, 5(2), 234–249. https://doi.org/10.17509/jpm.v5i2.28841

Dakhi, A. S. (2020). Kiat sukses meningkatkan disiplin siswa. Deepublish.

Daryanto. (2015). Pengelolaan Budaya dan Iklim Sekolah. Yogyakarta: Gava Media.

Davidi, E. I. N., Sennen, E., & Supardi, K. (2021). Integrasi pendekatan STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) untuk peningkatan keterampilan berpikir kritis siswa sekolah dasar. Scholaria: Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, 11(1), 11–22. https://doi.org/10.24246/j.js.2021.v11.i1.p11-22

Dewi, L. S. N., Rendra, N. T., & Dibia, I. K. (2020). Korelasi antara disiplin belajar dengan prestasi belajar siswa. Jurnal Ilmiah Pendidikan Profesi Guru, 3(3), 427–436. https://doi.org/10.23887/jippg.v3i3.29965

Elly, R. (2017). Hubungan kedisiplinan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 10 Banda Aceh. Pesona Dasar: Jurnal Pendidikan Dasar dan Humaniora, 3(2), 43–53.

Fawaid, M. M. (2017). Implementasi tata tertib sekolah dalam meningkatkan karakter kedisiplinan siswa. Jurnal Civic Hukum, 2(1), 9–19. http://ejournal.umm.ac.id/index.php/jurnalcivichukum

Firman, F., & Ali, U. (2023). Perencanaan strategis dalam pengelolaan pendidikan anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3537–3544. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4905

Gumilang, G. S. (2016). Metode penelitian kualitatif dalam bidang bimbingan dan konseling. Jurnal Fokus Konseling, 2(2), 144–159. http://ejournal.stkipmpringsewu-lpg.ac.id/index.php/fokus

Gusmayanti, E., & Dimyati, D. (2021). Analisis kegiatan mendongeng dalam meningkatkan perkembangan nilai moral anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(2), 903–917. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i2.1062

Handayani, E. S., & Subakti, H. (2021). Pengaruh disiplin belajar terhadap hasil belajar Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 5(1), 151–164. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i1.633

Handayani, U. (2013). Membangun jati diri bangsa melalui budaya, pendidikan karakter, dan sopan santun berbahasa. Sukoharjo: SMP Negeri 2 Sukoharjo.

Hanifah, Q. H., Purbasari, I., & Pratiwi, I. A. (2023). Peran budaya sekolah dalam pembentukan karakter religius berbasis profil pelajar Pancasila di SD Muhammadiyah 1 Kudus. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 8(1), 2530–2541. https://doi.org/10.23969/jp.v8i1.8116

Hasibuan, N., Khasanah, U., & Alanur, S. N. (2024). Transformasi pendidikan karakter: Menuju SDM unggul dan berkelanjutan. Tahta Media.

Heryadi, E. S., Nurasiah, I., & Amalia, A. R. (2022). Model Disel: Dalam pengembangan karakter kedisiplinan kurikulum merdeka belajar. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 11(3), 778–789. https://primary.ejournal.unri.ac.id/index.php/JPFK

Hoy, W. K., & Miskel, C. G. (2013). Educational administration: Theory, research, and practice (9th ed.). McGraw-Hill.

Kanta, S., Murniati, & Bahrun. (2017). Budaya organisasi sekolah dalam meningkatkan kinerja guru pada sekolah menengah atas di Kota Banda Aceh. Jurnal Magister Administrasi Pendidikan, 5(1), 55–65.

Kemendiknas. (2010). Pengembangan Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa Pedoman Sekolah. Jakarta: Pusat Kurikulum Perbukuan.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017a). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter (Cet. ke-2). Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017b). Materi pendukung literasi sains. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2017c). Panduan gerakan literasi nasional. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Kementerian Pendidikan Nasional. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa: Pedoman sekolah. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.

Koentjaraningrat. (2009). Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.

Kristiawan, M., & Dian, R. (2017). Manajemen pendidikan. CV. Budi Utama.

Lestari, D., & Ain, S. Q. (2022). Peran budaya sekolah terhadap pembentukan karakter siswa kelas V SD. Mimbar PGSD Undiksha, 10(1), 105–112. https://doi.org/10.23887/jjpgsd.v10i1.45124

Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.

Manasikana, A., & Anggraeni, C. W. (2018). Pendidikan karakter dan mutu pendidikan Indonesia.

Memah, G. J., Kasingku, J. D., & Warouw, W. N. (2023). Pentingnya pendidikan disiplin dalam membentuk karakter orang muda. Journal on Education, 6(1), 5910–5917. https://doi.org/10.31004/joe.v6i1.3793

Muhaimin. (2022). Peran guru kelas dalam meningkatkan disiplin belajar siswa di SD. Jurnal Literasi Pendidikan Dasar, 3(1), 44–53.

Mukminin, A. (2014). Strategi pembentukan karakter peduli lingkungan di sekolah adiwiyata mandiri. Ta'dib: Jurnal Pendidikan Islam, 19(2), 227–252.

Nopianti, S. (2009). Pengaruh budaya sekolah terhadap kedisiplinan siswa di SMP Islam Az-Zahrah 1 Palembang. Bhineka Tunggal Ika, 1(2), 174–181.

Norianda, N., Dewantara, J. A., & Sulistyarini, S. (2021). Internalisasi nilai dan karakter melalui budaya sekolah (Studi budaya sekolah Jumat berkah). WASKITA: Jurnal Pendidikan Nilai dan Pembangunan Karakter, 5(1), 45–57. https://doi.org/10.21776/ub.waskita.2021.005.01

Nugroho, A. (2020). Penanaman karakter disiplin pada siswa sekolah dasar. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 3(2), 90–100. https://doi.org/10.12928/fundadikdas.v3i2.2304

Nurmaulidya, A., Nurbaeti, & Marjo, H. K. (2021). Pengetahuan konselor dalam etika profesional pada konseling setting komunitas. Jurnal Edukasi, 7(1), 53–63. http://dx.doi.org/10.22373/je.v7i1.8615

Olofu, M. A., & Oko, B. A. (2021). Building a corruption-free society in Nigeria through emphasis on the affective domain in Basic Education curriculum. Nigerian Journal of Curriculum Studies, 27(3), 67–79.

Pradina, Q., Faiz, A., & Yuningsih, D. (2021). Peran guru dalam membentuk karakter disiplin. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(6), 4118–4125.

Rahayu, S. P., Roesminingsih, E., & Hariyati, N. (2022). Pembentukan karakter peserta didik melalui manajemen budaya sekolah di tingkat sekolah dasar. JDMP (Jurnal Dinamika Manajemen Pendidikan), 7(1), 61–72. https://doi.org/10.26740/jdmp.v7n1.p61-72

Sadik, F. (2018). Children and discipline: Investigating secondary school students' perception of discipline through metaphors. European Journal of Educational Research, 7(1), 31–44. https://doi.org/10.12973/eu-jer.7.1.31

Saputra, D. T., Wulandari, M. D., & Darsinah, D. (2024). Penanaman karakter disiplin peserta didik melalui keteladanan guru di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(1), 99–109.

Subagiya, B. (2023). Eksplorasi penelitian Pendidikan Agama Islam melalui kajian literatur: Pemahaman konseptual dan aplikasi praktis. Ta’dibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 12(3), 304–318. https://doi.org/10.32832/tadibuna.v12i3.14113

Sugianto. (2019). Upaya meningkatkan disiplin guru dalam kehadiran mengajar di kelas melalui briefing kedisiplinan. Jurnal KANSASI, 4(1), 20–29. https://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/KAN/index

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suhandoko. (2023, January 18). Inspirasi dari Jepang: Membangun masa depan yang sukses dari model pendidikan terbaik. Viva. https://wisata.viva.co.id/pendidikan/719-inspirasi-dari-di-jepang-membangun-masa-depan-yang-sukses-dari-model-pendidikan-terbaik

Suharsaputra, U. (2010). Administrasi Pendidikan. Bandung: Refika Aditama

Sukadari, S. (2020). Peranan budaya sekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan. Jurnal Exponential (Education for Exceptional Children), 1(1), 75–86.

Syukur, Y., & Sukma, D. (2024). Effectiveness of group counseling services with motivational interviewing (MI) techniques in increasing learning motivation in students. NUSRA: Jurnal Penelitian dan Ilmu Pendidikan, 5(3), 975–984. https://doi.org/10.55681/nusra.v5i3.2898

Tamjidnoor, T. (2012). Konsep penerapan aspek afektif pada mata pelajaran akidah akhlak. Tarbiyah Islamiyah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Agama Islam, 2(2), 159–171.

Taylor, S. J., & Bogdan, R. (2014). Introduction to qualitative research methods: The search for meanings (4th ed.). Wiley.

Tim Penguatan Pendidikan Karakter. (2018). Konsep dan pedoman penguatan pendidikan karakter tingkat sekolah dasar dan sekolah menengah pertama. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Downloads

Published

2025-08-03

How to Cite

Ilman, A. zaki, Firman, F., Nurfarhanah, N., & Arnaldy, A. (2025). Budaya Sekolah dalam Penguatan Karakter Disiplin Siswa: Kajian Sistematis tentang Pendekatan dan Implementasinya di Sekolah. Journal of Education and Innovation Advancement, 1(2), 48-58. https://ejournal.dwipantara.org/index.php/edunova/article/view/48